martingale

Apa itu Strategi Trading Averaging Martingale dan Bagaimana Cara Menggunakannya dengan Bijak

Strategi trading averaging martingale merupakan salah satu pendekatan yang sering digunakan oleh para trader forex untuk mengelola posisi trading yang berlawanan dengan arah pasar. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara detail tentang konsep strategi averaging martingale, bagaimana cara menggunakannya dengan bijak, dan potensi risiko yang terkait dengan strategi ini.

Konsep Strategi Trading Averaging Martingale

Strategi averaging martingale berfokus pada prinsip penambahan posisi trading baru saat posisi sebelumnya berlawanan dengan arah pasar. Dalam strategi ini, trader akan menambah posisi baru dengan ukuran yang lebih besar dari posisi sebelumnya, dengan harapan bahwa pergerakan harga akan memungkinkan untuk mengamankan profit dan mengimbangi kerugian yang telah terjadi.

Langkah-Langkah Menggunakan Strategi Averaging Martingale

  1. Mulailah dengan Posisi Awal: Buka posisi trading awal dengan ukuran lot yang sesuai dengan toleransi risiko Anda dan analisis pasar yang telah dilakukan.
  2. Tambah Posisi Baru saat Loss: Jika posisi awal mengalami kerugian dan harga terus bergerak melawan Anda, tambahkan posisi baru dengan ukuran lot yang lebih besar dari posisi sebelumnya.
  3. Atur Level Stop Loss: Tetapkan level stop loss yang dapat diterima untuk mengontrol risiko kerugian dalam strategi ini.
  4. Manajemen Risiko yang Bijak: Pastikan Anda memiliki rencana manajemen risiko yang baik, termasuk batasan maksimum untuk jumlah posisi yang akan ditambahkan dan batas toleransi risiko per perdagangan.

Potensi Kelebihan Strategi Averaging Martingale

  1. Peningkatan Potensi Profit: Jika harga bergerak sesuai dengan harapan Anda setelah menambah posisi, strategi ini dapat menghasilkan profit yang lebih besar daripada jika Anda hanya membuka satu posisi trading.
  2. Fleksibilitas dalam Mengelola Posisi: Strategi ini memberikan fleksibilitas dalam mengelola posisi trading yang berlawanan dengan arah pasar, dengan harapan bahwa pergerakan harga akan berbalik.

Potensi Risiko Strategi Averaging Martingale

  1. Peningkatan Risiko Kerugian: Jika harga terus bergerak melawan Anda tanpa adanya pembalikan yang diharapkan, risiko kerugian dapat meningkat secara signifikan karena penambahan posisi dengan ukuran lot yang lebih besar.
  2. Keterbatasan pada Akun Trading: Strategi ini membutuhkan akun trading yang memiliki margin yang cukup besar untuk menahan penambahan posisi dengan ukuran lot yang lebih besar.

Cara Menggunakan Strategi Averaging Martingale dengan Bijak

  1. Pahami Risiko yang Terlibat: Sebelum menggunakan strategi ini, pahami dengan baik risiko yang terkait dengan penambahan posisi trading dan risiko kerugian yang dapat terjadi.
  2. Tetapkan Rencana Manajemen Risiko yang Jelas: Tentukan batasan maksimum untuk jumlah posisi yang akan ditambahkan dan batas toleransi risiko per perdagangan.
  3. Gunakan Analisis Teknikal dan Fundamental: Gunakan analisis teknikal dan fundamental untuk memperkirakan arah pasar dengan lebih baik sebelum menambah posisi baru.
  4. Pantau Pergerakan Harga secara Aktif: Selalu pantau pergerakan harga secara aktif dan bersiap untuk menyesuaikan strategi Anda jika diperlukan.

Dalam penggunaan strategi averaging martingale, konsistensi dan pemahaman yang baik tentang risiko dan manajemen risiko sangatlah penting. Gunakan strategi ini dengan bijak, selalu lakukan evaluasi terhadap hasil trading Anda, dan jangan ragu untuk mengkonsultasikan dengan profesional jika diperlukan.

support resistance

Mengoptimalkan Trading Forex dengan Strategi Support dan Resistance

Dalam dunia perdagangan forex yang dinamis, para trader mengandalkan berbagai strategi untuk mencapai kesuksesan. Salah satu strategi yang sering digunakan dan terbukti efektif adalah strategi trading support dan resistance. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi konsep strategi ini, bagaimana cara mengimplementasikannya, dan manfaatnya dalam meningkatkan kinerja trading forex.

Apa Itu Strategi Trading Support dan Resistance?

Strategi trading support dan resistance didasarkan pada konsep bahwa harga cenderung bergerak di sekitar level-level tertentu yang disebut support (dukungan) dan resistance (perlawanan). Support merupakan level di mana harga cenderung berbalik naik setelah turun, sementara resistance adalah level di mana harga cenderung berbalik turun setelah naik. Trader menggunakan konsep ini untuk mengidentifikasi titik masuk dan keluar yang potensial dalam perdagangan forex.

Komponen Utama Strategi Trading Support dan Resistance

  1. Level Support: Level-level di mana harga cenderung berbalik naik. Ini bisa menjadi area di mana permintaan (demand) kuat hadir di pasar.
  2. Level Resistance: Level-level di mana harga cenderung berbalik turun. Ini bisa menjadi area di mana penawaran (supply) kuat hadir di pasar.
  3. Breakout: Breakout terjadi ketika harga melewati level support atau resistance dengan volume perdagangan yang tinggi, menunjukkan potensi perubahan arah yang signifikan.
  4. Retest: Setelah breakout, harga sering melakukan retest terhadap level support atau resistance yang baru saja ditembus sebelum melanjutkan pergerakan sesuai dengan arah breakout.

Langkah-Langkah Menggunakan Strategi Trading Support dan Resistance

  1. Identifikasi Level-Level Penting: Amati grafik harga untuk mengidentifikasi level-level support dan resistance yang signifikan berdasarkan pola pergerakan harga historis.
  2. Konfirmasi dengan Indikator Tambahan: Gunakan indikator teknikal seperti Moving Average atau RSI untuk mengkonfirmasi level-level support dan resistance yang kuat.
  3. Cari Sinyal Breakout: Amati pergerakan harga untuk mencari sinyal breakout dari level-level support atau resistance. Pastikan breakout didukung oleh volume perdagangan yang tinggi.
  4. Tetapkan Stop Loss dan Take Profit: Tetapkan level stop loss dan take profit berdasarkan analisis support dan resistance, serta manajemen risiko yang sesuai.
  5. Pantau Pergerakan Harga: Selalu pantau pergerakan harga dan reaksi pasar terhadap level-level support dan resistance untuk mengambil keputusan trading yang tepat.

Manfaat Strategi Trading Support dan Resistance

  1. Mengidentifikasi Area Potensial: Strategi ini membantu trader mengidentifikasi area potensial di mana harga cenderung berbalik arah, memberikan peluang trading yang baik.
  2. Manajemen Risiko yang Lebih Baik: Dengan menentukan level stop loss dan take profit berdasarkan support dan resistance, trader dapat mengelola risiko dengan lebih efektif.
  3. Fleksibel: Konsep support dan resistance dapat diterapkan dalam berbagai kerangka waktu (time frame), sehingga cocok untuk trader dengan berbagai gaya trading.

Kesimpulan

Strategi trading support dan resistance adalah pendekatan yang efektif dalam perdagangan forex, membantu trader mengidentifikasi area penting di mana harga cenderung berbalik arah. Dengan memahami konsepnya, mengikuti langkah-langkah implementasi yang tepat, dan menggunakan analisis yang cermat, trader dapat meningkatkan peluang kesuksesan mereka di pasar yang penuh tantangan ini. Selalu ingat untuk melakukan evaluasi terus-menerus dan belajar dari pengalaman trading untuk terus meningkatkan kinerja Anda.

smc 1

Memahami Strategi Trading Smart Money Concept untuk Sukses di Pasar Forex

Dalam dunia perdagangan forex yang penuh dengan kompleksitas dan volatilitas, para trader perlu mengembangkan strategi yang cerdas dan efektif untuk mencapai kesuksesan jangka panjang. Salah satu pendekatan yang semakin populer adalah strategi trading Smart Money Concept. Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam tentang konsep Smart Money Concept dan bagaimana menerapkannya dengan tepat dalam aktivitas trading forex.

Apa Itu Strategi Trading Smart Money Concept?

Strategi trading Smart Money Concept adalah pendekatan yang didasarkan pada analisis perilaku pasar yang diatur oleh “smart money” atau pelaku pasar besar seperti bank-bank besar, institusi keuangan besar, dan investor institusional lainnya. Konsep ini mengasumsikan bahwa para pelaku pasar besar memiliki keunggulan informasi dan sumber daya untuk mempengaruhi pergerakan pasar.

Komponen Utama dari Strategi Trading Smart Money Concept

  1. Volume Trading: Volume perdagangan adalah salah satu faktor utama dalam strategi Smart Money Concept. Para pelaku pasar besar cenderung melakukan transaksi dalam volume besar yang dapat mempengaruhi arah pergerakan harga.
  2. Sentimen Pasar: Analisis sentimen pasar juga penting dalam strategi ini. Para trader mengamati bagaimana reaksi pasar terhadap berita atau peristiwa tertentu untuk mengidentifikasi arah yang mungkin diambil oleh Smart Money.
  3. Analisis Teknis: Meskipun strategi ini fokus pada aktivitas pelaku pasar besar, analisis teknis seperti penggunaan level support dan resistance tetap menjadi bagian integral dari pengambilan keputusan trading.
  4. Pola Pergerakan Harga: Pola-pola pergerakan harga juga diobservasi, terutama pola-pola yang menunjukkan akumulasi atau distribusi oleh Smart Money.

Langkah-Langkah Menggunakan Strategi Trading Smart Money Concept

  1. Analisis Volume: Amati volume perdagangan dalam pasangan mata uang tertentu untuk mengidentifikasi aktivitas Smart Money.
  2. Sentimen Pasar: Pantau berita dan peristiwa ekonomi yang dapat mempengaruhi sentimen pasar dan reaksi Smart Money.
  3. Analisis Teknis: Gunakan analisis teknis untuk memverifikasi sinyal dari Smart Money, seperti breakout dari level penting atau pembentukan pola harga yang menarik.
  4. Konfirmasi dengan Indikator Lain: Gunakan indikator tambahan seperti Moving Average atau RSI untuk mengkonfirmasi sinyal dari Smart Money.
  5. Manajemen Risiko: Tetapkan level stop loss dan take profit yang sesuai dengan toleransi risiko Anda dan patuhi prinsip manajemen risiko yang baik.

Manfaat Strategi Trading Smart Money Concept

  1. Pengambilan Keputusan Berbasis Data: Dengan mengandalkan aktivitas para pelaku pasar besar, strategi ini membantu trader membuat keputusan berdasarkan data yang lebih kuat.
  2. Peluang Trading yang Signifikan: Identifikasi sinyal dari Smart Money dapat membuka peluang trading dengan potensi keuntungan yang lebih besar.
  3. Manajemen Risiko yang Lebih Baik: Dengan pemahaman yang lebih baik tentang arah pasar yang mungkin diambil oleh Smart Money, trader dapat merencanakan manajemen risiko yang lebih efektif.

Kesimpulan

Strategi trading Smart Money Concept merupakan pendekatan yang cerdas dan efektif dalam perdagangan forex. Dengan memahami komponen utama, langkah-langkah implementasi, dan manfaatnya, para trader dapat meningkatkan peluang kesuksesan mereka di pasar yang dinamis ini. Ingatlah untuk terus mengembangkan pengetahuan dan keterampilan Anda dalam menerapkan strategi ini, serta melakukan evaluasi terus-menerus untuk meningkatkan hasil trading Anda.

GFI 2

Mengungkap Rahasia Strategi Trading Price Action yang Efektif

Dalam dunia trading forex, ada banyak strategi yang digunakan oleh para trader untuk mencapai kesuksesan. Salah satu strategi yang cukup populer adalah strategi trading price action. Strategi ini mengandalkan analisis pergerakan harga historis untuk membuat keputusan trading. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara rinci tentang strategi trading price action yang efektif untuk membantu para trader forex mencapai target mereka.

Apa itu Strategi Trading Price Action?

Strategi trading price action merupakan pendekatan yang berfokus pada analisis pola pergerakan harga historis tanpa menggunakan indikator teknikal tambahan. Dengan mengamati grafik harga secara langsung, trader dapat mengidentifikasi pola-pola yang mengindikasikan arah pergerakan harga selanjutnya.

Komponen Utama Strategi Trading Price Action

  1. Candlestick Patterns: Pola-pola candlestick seperti pin bar, inside bar, dan engulfing bar sering digunakan dalam strategi price action. Trader mengamati pola-pola ini untuk mengidentifikasi potensi pembalikan atau kelanjutan tren.
  2. Support dan Resistance: Konsep support dan resistance juga penting dalam strategi price action. Level-level ini menandai area di mana harga cenderung berbalik arah atau melanjutkan trennya.
  3. Trend Lines: Garis tren digunakan untuk mengidentifikasi arah tren yang dominan. Breakout atau bounce dari garis tren dapat menjadi sinyal trading penting dalam strategi price action.
  4. Swing Highs dan Lows: Trader juga mengamati swing highs dan lows untuk menentukan level-level kunci di mana harga berpotensi berubah arah.

Langkah-Langkah Menggunakan Strategi Trading Price Action

  1. Analisis Grafik: Mulailah dengan mengamati grafik harga pada time frame yang relevan dengan strategi Anda, seperti H4 atau Daily.
  2. Identifikasi Pola: Cari pola-pola price action seperti pin bar atau inside bar yang menunjukkan potensi perubahan arah harga.
  3. Konfirmasi dengan Level-Level Penting: Perhatikan apakah pola yang Anda identifikasi berada di dekat level support atau resistance yang signifikan.
  4. Gunakan Stop Loss dan Take Profit: Tetapkan level stop loss dan take profit berdasarkan analisis price action dan manajemen risiko yang sesuai.
  5. Pantau Pergerakan Harga: Selalu pantau pergerakan harga untuk mengidentifikasi apakah trading Anda berjalan sesuai rencana atau memerlukan penyesuaian.

Manfaat Strategi Trading Price Action

  1. Sederhana: Strategi ini tidak bergantung pada banyak indikator teknikal yang rumit, sehingga mudah dipahami oleh trader pemula.
  2. Responsif: Dengan mengandalkan pergerakan harga aktual, strategi ini dapat memberikan sinyal trading yang responsif terhadap kondisi pasar yang berubah-ubah.
  3. Fleksibel: Trader dapat mengadaptasi strategi price action sesuai dengan preferensi dan gaya trading masing-masing.

Kesimpulan

Strategi trading price action merupakan pendekatan yang efektif untuk para trader forex yang ingin mengandalkan analisis pergerakan harga historis untuk mengambil keputusan trading. Dengan memahami komponen utama strategi ini dan mengikuti langkah-langkah yang tepat, trader dapat meningkatkan peluang kesuksesan dalam pasar forex yang dinamis. Selalu ingat untuk menggabungkan strategi ini dengan manajemen risiko yang baik dan evaluasi terus-menerus untuk mengoptimalkan hasil trading Anda.

moving-average_body_EURUSDMA.png.full

Strategi Trading Menggunakan Indikator Moving Average

Strategi Trading Menggunakan Indikator Moving Average: Cara Efektif Memaksimalkan Keuntungan dalam Forex

Indikator Moving Average (MA) adalah salah satu alat yang paling umum digunakan oleh trader Forex untuk menganalisis pergerakan harga dan mengidentifikasi tren pasar. Dengan memahami bagaimana menggunakan MA secara efektif, trader dapat mengembangkan strategi trading yang dapat memaksimalkan keuntungan mereka. Dalam artikel ini, kita akan membahas strategi trading menggunakan indikator Moving Average yang dapat membantu Anda meraih kesuksesan dalam trading Forex.

Apa Itu Indikator Moving Average?

Indikator Moving Average adalah alat yang menghitung rata-rata harga dari suatu aset selama periode waktu tertentu. MA dapat digunakan untuk mengidentifikasi arah tren pasar, menentukan level support dan resistance, serta memberikan sinyal entry dan exit dalam trading. Terdapat beberapa jenis MA, termasuk Simple Moving Average (SMA) dan Exponential Moving Average (EMA), yang dapat disesuaikan dengan preferensi dan strategi trading masing-masing trader.

Strategi Trading dengan Menggunakan Indikator Moving Average

  1. Crossing MA (Golden Cross dan Death Cross)Salah satu strategi yang paling umum digunakan adalah dengan memanfaatkan crossing antara dua MA dengan periode yang berbeda. Misalnya, saat SMA 50 crossing di atas SMA 200, ini dikenal sebagai Golden Cross, yang menunjukkan potensi awal dari tren bullish. Sebaliknya, saat SMA 50 crossing di bawah SMA 200, ini disebut Death Cross, yang menunjukkan potensi awal dari tren bearish. Trader dapat menggunakan sinyal ini untuk membuka posisi beli atau jual sesuai dengan arah tren yang diidentifikasi.
  2. Pullback to MAStrategi lainnya adalah memanfaatkan pullback atau koreksi harga ke level MA sebagai kesempatan untuk masuk ke dalam tren yang dominan. Misalnya, jika harga sedang uptrend (dilihat dari posisi harga di atas MA), trader dapat mencari kesempatan untuk memasuki posisi beli saat harga melakukan pullback dan mendekati MA sebagai level support dinamis.
  3. MA Crossover dengan Indikator lainMenggabungkan MA dengan indikator lain seperti RSI (Relative Strength Index) atau MACD (Moving Average Convergence Divergence) dapat meningkatkan keakuratan sinyal trading. Misalnya, ketika terjadi crossing antara dua MA dan RSI menunjukkan kondisi overbought atau oversold, ini dapat memberikan konfirmasi tambahan untuk masuk atau keluar dari posisi trading.

Manfaatkan Teknologi dan Edukasi

Selain strategi-strategi di atas, penting juga untuk menggunakan teknologi modern seperti platform trading yang dilengkapi dengan fitur-fitur analisis teknikal dan edukasi. Dengan memahami konsep-konsep dasar tentang indikator Moving Average dan belajar menggunakan alat-alat analisis teknikal secara efektif, trader dapat mengembangkan strategi trading yang sesuai dengan gaya dan tujuan trading mereka.

Kesimpulan

Indikator Moving Average adalah alat yang powerful dalam analisis teknikal Forex. Dengan memahami strategi trading yang menggunakan MA, trader dapat mengidentifikasi peluang trading yang potensial, mengelola risiko dengan lebih baik, dan memaksimalkan potensi keuntungan dalam pasar yang dinamis dan berfluktuasi. Penting untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan trading Anda agar dapat sukses dalam jangka panjang.

Dengan demikian, menggabungkan pengetahuan tentang indikator Moving Average dengan strategi trading yang tepat dapat menjadi kunci untuk mencapai kesuksesan dalam trading Forex.

broker-slippage

Apa itu Slippage Broker Forex?

Slippage Broker Forex: Mengapa Ini Penting dalam Trading

Salah satu aspek yang penting untuk dipahami oleh para trader Forex adalah slippage, terutama saat berurusan dengan broker Forex. Slippage merujuk pada perbedaan antara harga yang diharapkan oleh trader dan harga eksekusi yang sebenarnya oleh broker. Meskipun slippage tidak selalu terjadi, pemahaman yang baik tentang konsep ini dapat membantu trader mengelola risiko dan mengambil keputusan yang lebih bijak dalam trading Forex.

Apa yang Menyebabkan Slippage?

Slippage bisa terjadi karena beberapa faktor. Pertama, ketika ada perbedaan waktu antara saat trader menempatkan order dan saat order dieksekusi oleh broker, slippage dapat terjadi. Faktor lainnya termasuk volatilitas pasar yang tinggi, likuiditas rendah, dan ketidaksesuaian antara harga yang diminta oleh trader dan harga yang tersedia di pasar.

Dampak Slippage pada Trader

Dampak dari slippage bisa beragam. Pada kasus positif, slippage dapat menghasilkan eksekusi order dengan harga yang lebih baik daripada yang diharapkan. Namun, pada kasus negatif, slippage dapat menyebabkan trader mendapatkan harga yang lebih buruk, yang berpotensi mengurangi keuntungan atau bahkan menyebabkan kerugian yang lebih besar dari yang diantisipasi.

Bagaimana Mengelola Risiko Slippage

Untuk mengelola risiko slippage, ada beberapa langkah yang dapat diambil oleh trader. Pertama, memilih broker yang memiliki reputasi baik dan transparan dalam hal eksekusi order dapat membantu mengurangi risiko slippage. Selain itu, menggunakan jenis order yang tepat seperti limit order atau stop order juga dapat membantu mengontrol harga eksekusi.

Selain itu, mengikuti perkembangan pasar dan menghindari trading pada saat volatilitas yang tinggi juga dapat membantu mengurangi risiko slippage. Melakukan uji coba atau backtesting strategi trading juga dapat memberikan wawasan yang lebih baik tentang bagaimana strategi tersebut dapat berperforma di bawah kondisi slippage.

Peran Broker dalam Mengatasi Slippage

Broker juga memiliki peran penting dalam mengatasi slippage. Broker yang memiliki infrastruktur teknologi yang handal dan likuiditas pasar yang baik cenderung dapat menyediakan eksekusi order yang lebih baik dan mengurangi kemungkinan slippage yang signifikan. Selain itu, broker yang transparan dalam hal kebijakan eksekusi order dan memiliki layanan pelanggan yang responsif juga dapat membantu trader mengatasi masalah terkait slippage.

Kesimpulan

Slippage adalah fenomena umum dalam trading Forex yang dapat mempengaruhi hasil trading seorang trader. Dengan pemahaman yang baik tentang apa itu slippage, apa penyebabnya, dan bagaimana mengelola risikonya, trader dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk menghadapi kondisi pasar yang beragam. Memilih broker yang tepat, menggunakan jenis order yang sesuai, dan memantau kondisi pasar secara aktif adalah langkah-langkah penting dalam mengurangi risiko slippage dan meningkatkan kinerja trading Forex.

Dengan demikian, pemahaman yang baik tentang slippage broker Forex dapat membantu trader mengambil keputusan yang lebih bijak dan mengoptimalkan hasil trading mereka di pasar Forex yang dinamis dan berfluktuasi.

logomifx-300x300

MIFX

MIFX FULL REVIEW

KEUNGGULAN

Regulasi

Regulasi BAPPEBTI

Customer Service

Tersedia CS Bahasa Indonesia

Deposit & Withdrawal

Tersedia Bank Lokal Melalui Sgregated Account Perusahaan

Rate Kurs

Tersedia Fix Rate

Spread

Spread Wajar & Cocok untuk Trading Dini Hari

SWAP

Free SWAP Tanpa Syarat 

Order Rules

Pending order tidak dibatasi

Slippage

Minim Slippage

Akurasi

TP & SL Normal sesuai datatick

Skema IB

Skema IB menarik karena komisi sesuai target & Banyak Hadiah

KELEMAHAN

Jenis Akun

Tidak Tersedia Akun Cent

Deposit & Withdrawal

Tidak Tersedia Crypto, Visa/Master & Paypal

SWAP

Free SWAP ada batasan hari

Social Trade

Tidak Tersedia Copytrade, PAMM & MAM

Leverage

Leverage berubah sesuai dengan equity (tidak flat)

Open Account

Pendaftaran cukup rumit karena mengikuti aturan Indonesia harus konfirmasi telepon

Check Regulasi

BAPPEBTI

Peringatan Resiko

Informasi dalam Situs Web Pakarbroker.com Hanya untuk Tujuan Informasi dan bukan Merupakan Bujukan atau Ajakan kepada pengunjung untuk Berinvestasi. Selain itu, Kami dengan ini memperingatkan Anda bahwa Perdagangan Forex dan CFD selalu melibatkan Resiko Tingkat Tinggi. Pakarbroker.com bukanlah Broker dan tidak menerima uang untuk perdagangan di Pasar Forex atau CFD. Situs kami hanya menyediakan Informasi tentang Broker dan Pasar, dan membantu penggunanya untuk memilih Perusahaan Broker Terbaik berdasarkan Informasi Terperinci dan Analisis Obyektif dari Broker

Disclaimer

Pakarbroker.com tidak bertanggungjawab atas Konsekuensi dari keputusan Perdagangan yang dibuat oleh pengunjung situs, dan atas kemungkinan kehilangan Modalnya sebagai akibat dari penggunaan situs ini dan Informasi yang disajikan di dalamnya

Maxco 2

MAXCO

MAXCO FULL REVIEW

KEUNGGULAN

Regulasi

Regulasi BAPPEBTI

Customer Service

Tersedia CS Bahasa Indonesia

Reputasi

Broker Indonesia yang berlatar belakang bank Panin

Deposit & Withdrawal

Tersedia Bank Lokal Melalui Sgregated Account Perusahaan

Rate Kurs

Tersedia Fix Rate

Akurasi

TP & SL Normal sesuai datatick

Fasilitas

Tersedia Aplikasi Khusus IB, Depo/WD & Trading yang terkoneksi MT4

Skema IB

Skema IB menarik, Transparan & Banyak Hadiah

Leverage

Leverage flat untuk saldo berapapun

KELEMAHAN

Jenis Akun

Tidak Tersedia Akun Cent dan akun Micro (0,01 lot)

Deposit & Withdrawal

Tidak Tersedia Crypto, Visa/Master & Paypal

SWAP

Free SWAP ada syarat deposit tertentu

Spread

Spread Melebar & Tidak Cocok untuk Trading Dini Hari

Slippage

Rawan Slippage untuk Instant Excecution, disarankan Menggunakan Pending Order

Order Rules

Pending Order Dibatasi & Terhapus saat Weekend

Social Trade

Tidak Tersedia Copytrade, PAMM & MAM

Open Account

Pendaftaran cukup rumit karena mengikuti aturan Indonesia harus konfirmasi telepon

Check Regulasi

BAPPEBTI

Peringatan Resiko

Informasi dalam Situs Web Pakarbroker.com Hanya untuk Tujuan Informasi dan bukan Merupakan Bujukan atau Ajakan kepada pengunjung untuk Berinvestasi. Selain itu, Kami dengan ini memperingatkan Anda bahwa Perdagangan Forex dan CFD selalu melibatkan Resiko Tingkat Tinggi. Pakarbroker.com bukanlah Broker dan tidak menerima uang untuk perdagangan di Pasar Forex atau CFD. Situs kami hanya menyediakan Informasi tentang Broker dan Pasar, dan membantu penggunanya untuk memilih Perusahaan Broker Terbaik berdasarkan Informasi Terperinci dan Analisis Obyektif dari Broker

Disclaimer

Pakarbroker.com tidak bertanggungjawab atas Konsekuensi dari keputusan Perdagangan yang dibuat oleh pengunjung situs, dan atas kemungkinan kehilangan Modalnya sebagai akibat dari penggunaan situs ini dan Informasi yang disajikan di dalamnya

exness-logo-1146BD9376-seeklogo.com

EXNESS

EXNESS FULL REVIEW

KEUNGGULAN

Regulasi

Regulasi FCA, CYSEC

Customer Service

Tersedia CS Bahasa Indonesia

Jenis Akun

Tersedia Akun Cent & Akun IDR (Rupiah)

Deposit & Withdrawal Bank Lokal

Tersedia Bank Lokal via QRIS, virtual akun, Internet banking, OVO

Deposit & Withdrawal

Tersedia Visa/Master, Crypto, Fasapay, Perfect Money, STICPay

Reputasi

Broker dengan withdraw tercepat bahkan bisa di hari sabtu-minggu

Satu-satunya broker yang bisa trading menggunakan mata uang IDR

SWAP

Free SWAP Tanpa Syarat & Batas Waktu

Hadiah

Banyak hadiah terutama untuk IB

Social Trade

Tersedia Copytrade

Fasilitas

Tersedia Aplikasi Khusus Copytrade, Trading & Deposit/WD

Leverage

Leverage Up to 1:Unlimited

KELEMAHAN

Rate Kurs

Tidak tersedia Fix Rate

Deposit Withdraw

Tidak tersedia Local depositor, Paypal, skrill, neteller

Slippage

Rawan Slippage terutama saat news bahkan akun sering freeze

Eksekusi

Pasang SL selalu lebih, sedangkan TP tidak pernah lebih

Gap loss boleh, gap profit tidak boleh

Spread

Spread Melebar & Tidak Cocok untuk Trading Dini Hari

Order Rules

Pending Order Dibatasi

Social Trade

Tidak Tersedia PAMM & MAM

Check Regulasi

ASIC 

CySEC

Peringatan Resiko

Informasi dalam Situs Web Pakarbroker.com Hanya untuk Tujuan Informasi dan bukan Merupakan Bujukan atau Ajakan kepada pengunjung untuk Berinvestasi. Selain itu, Kami dengan ini memperingatkan Anda bahwa Perdagangan Forex dan CFD selalu melibatkan Resiko Tingkat Tinggi. Pakarbroker.com bukanlah Broker dan tidak menerima uang untuk perdagangan di Pasar Forex atau CFD. Situs kami hanya menyediakan Informasi tentang Broker dan Pasar, dan membantu penggunanya untuk memilih Perusahaan Broker Terbaik berdasarkan Informasi Terperinci dan Analisis Obyektif dari Broker

Disclaimer

Pakarbroker.com tidak bertanggungjawab atas Konsekuensi dari keputusan Perdagangan yang dibuat oleh pengunjung situs, dan atas kemungkinan kehilangan Modalnya sebagai akibat dari penggunaan situs ini dan Informasi yang disajikan di dalamnya

avatrade

AVATRADE

AVATRADE FULL REVIEW

KEUNGGULAN

Regulasi

Regulasi Bank of Irlandia, ASIC & FSA Jepang

Customer Service

Tersedia CS Bahasa Indonesia

Bank Custodian

Bank custodian menggunakan JP Morgan (bank no. 1 dunia)

Deposit & Withdrawal Bank Lokal

Tersedia Bank Lokal via Internet Banking atau VA

Deposit & Withdrawal

Tersedia Visa/Master, Skrill & Neteller Fasapay

Social Trade

Tersedia MAM dan CT (Pelican)

Signalstart

Gratis jadi follower di Signalstart menggunakan broker ini

Fasilitas

Tersedia Aplikasi Khusus Copytrade (Pelican)

Slippage

Minim Slippage

Spread

Spread Wajar & Cocok untuk Trading Dini Hari

KELEMAHAN

Rate Kurs

Tidak tersedia Fix Rate

Deposit Withdrawal

Tidak ada Local Depositor, Crypto dan Paypal

Jenis Akun

  1. Tidak Tersedia Akun Cent
  2. Akun ECN Min Deposit $5000

Fasilitas

Tidak ada aplikasi untuk depo wd

Service

Tidak bisa ganti password investor dari meta langsung, harus melapor ke CS dulu

Order Rules

Pending Order Dibatasi

SWAP

Ada SWAP 

Eksekusi

TP ga boleh lebih, sedangkan SL selalu lebih.

Gap profit tidak diperbolehkan, sedangkan gap loss boleh

Social Trade

Tidak Tersedia PAMM dan CT milik sendiri karena menggunakan Pelican

Skema IB

Skema IB kurang menarik karena komisinya kecil

Leverage

Leverage Maksimal 1:400

Check Regulasi

ASIC 

FSA

Peringatan Resiko

Informasi dalam Situs Web Pakarbroker.com Hanya untuk Tujuan Informasi dan bukan Merupakan Bujukan atau Ajakan kepada pengunjung untuk Berinvestasi. Selain itu, Kami dengan ini memperingatkan Anda bahwa Perdagangan Forex dan CFD selalu melibatkan Resiko Tingkat Tinggi. Pakarbroker.com bukanlah Broker dan tidak menerima uang untuk perdagangan di Pasar Forex atau CFD. Situs kami hanya menyediakan Informasi tentang Broker dan Pasar, dan membantu penggunanya untuk memilih Perusahaan Broker Terbaik berdasarkan Informasi Terperinci dan Analisis Obyektif dari Broker

Disclaimer

Pakarbroker.com tidak bertanggungjawab atas Konsekuensi dari keputusan Perdagangan yang dibuat oleh pengunjung situs, dan atas kemungkinan kehilangan Modalnya sebagai akibat dari penggunaan situs ini dan Informasi yang disajikan di dalamnya